RSCM: Berita Lonjakan COVID-19 Tidak Benar!
Beberapa hari belakangan beredar berita bahwa Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo melaporkan pelonjakan kasus COVID-19 per Oktober 2021. Direktur Utama RSCM, dr. Lies Dina Liastuti membantah adanya lonjakan kasus COVID-19 tersebut. Hingga kini, kasus Covid-19 tetap landai.
Dr.
Lies Dina menegaskan memang COVID-19
masih ada dan terbukti dari adanya pasien yang memeriksakan diri di RSCM.
Namun, sejak bulan September kasus COVID-19 menurun dan masih tetap landai
hingga Oktober 2021.
“Sejak
bulan September dan Oktober ini, kasus COVID-19 sudah sangat turun dan melandai”
ucapnya di instagram @rscm.oficial, Kamis (21/10/2021).
Saat
ini jumlah pasien terkonfirmasi COVID-19 yang masuk IGD berkisar 0-4 pasien
sehari. Perawatan di Kiara Ultimate
(zona covid) pun berkisar 2-10 pasien dengan gejala ringan. Tak hanya itu,
sejak September sampai Oktober 2021 tidak ada tenaga kesehatan RSCM yang
terpapar COVID-19.
“Dengan
demikian berita lonjakan tersebut tidak benar, karena tidak dikeluarkan oleh
manajemen Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo” tegasnya.
Terkait
antisipasi bila terjadi lonjakan kasus COVID-19, RSCM telah menyiapkan tenaga
kesehatan serta sarana prasarananya. Para nakes yang sebelumnya menangani daerah
covid sekarang sudah dipindahkan ke wilayah non covid. Apabila sewaktu-waktu
kasus COVID-19 melonjak lagi nakes tersebut dapat ditarik kembali ke area yang
membutuhkan.
Tak
hanya itu, RSCM juga mengantisipasi dengan memperketat sistem pencatatan dan
pelaporan sebagai early warning system, dan mengidentifikasi bila terdapat kasus
yang berasal dari varian baru untuk kemudian dilakukan pemeriksaan Whole Genome
Sequence.
(Aldefa Nur Akbar/Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta)
Komentar
Posting Komentar